Minggu, 06 Oktober 2013

Siasat untuk menyerang (Attacking Stratagems)


Siasat untuk menyerang (Attacking Stratagems)

-       Menginjak rumput mengagetkan ular (Dá cǎo jīng shé)
Dalam bisnis, menginjak rumput mengagetkan ular berguna pada tahap awal negosisasi. Siasat ini dapat berupa mendengarkan dan menyelidiki dengan seksama, metode yang baik untuk menerka kepentingan dan maksud pihak lain. Penerapan yang lain dalam bisnis untuk strategi ini adalah mengungguli kompetisi dengan mengumumkan suatu produk baru agar para pesaing terkejut sehingga memberitahukan rahasia terperinci dari produk saingan mereka sebelum mereka benar-benar siap dan dengan demikian memberikan kita suatu gambaran yang lebih baik mengenai apa yang akan dihadapi selagi menyusun suatu strategi pemasaran.
Strategi ini juga menunjukan bahwa kadang-kadang kita dapat mengatasi suatu masalah dengan membidik masalah yang lain.

-       Menghidupkan mayat (Jiè shī huán hún)
Siasat ini menganjurkan pemanfaatan orang lain ataupun hal lain yang memiliki keterkaitan. Misalnya menghidupkan mayat merupakan suatu fenomena yang sering dijumpai pada adat budaya informal perusahaan. Budaya perusahaan  sebagian didefinisikan oleh cerita setengah legendaris mengenai kegiatan merintis jalan oleh para pendiri dan tokoh-tokoh lain. Komputer Apple dewasa ini merupakan anggota dari dunia bisnis komputer, tetapi identitasnya dibentuk oleh kisah orang-orang jenius yang liar dan sinting yang mendirikannya di sebuah garasi dan tim “pemberontak” semi otonom yang sulit dikendalikan yang mengembangkan Macintosh. Identitas ini melekat sampai sekarang.

-       Memancing harimau turun gunung (Diào hǔ lí shān)
Daripada terjerumus ke dalam daerah berbahaya dan tidak dikenal untuk mencapai musuh, adalah lebih baik membuat musuh keluar untuk melawan kita. Memancing harimau turun gunung berarti menarik keluar musuh dari kondisi alam yang menguntungkannya sebagai usaha membuatnya lebih rentan terhadap serangan.

-       Menangkap musuh dan melepaskannya dari kail (Yù qín gū zòng)
Siasat menangkap musuh dengan melepaskannya dari kail digunakan dengan maksud untuk menghindari pertumpahan darah. Membiarkan seorang musuh  yang kuat lolos sering kali lebih berguna ketimbang mencoba memojokkannya dan memprovokasi suatu pertempuran yang nekat.
Pelaksana siasat ini yang paling terkenal adalah Zhuge Liang, perdana menteri yang dihormati dan perencana  militer yang cemerlang dari kerajaan Shu semasa periode Tiga Kerajaan. Kisah Zhuge Liang yang membebaskan Meng Huo sebanyak tujuh kali guna memperoleh kesetiaannya merupakan contoh terbaik untuk strategi ini.
Pada akhir tahun 1988 pabrik obat Perancis, Groupe Rouseel Uclaf mencapai suatu kemenangan dengan mengalah terlebih dahulu sebanyak dua kali. Para pejabat perusahaan bersikeras bahwa hal ini merupakan suatu kebetulan saja, namun sebenarnya hal ini sebenarnya telah direncanakan dengan baik.
Perusahaan ini baru saja meluncurkan obat untuk aborsi yang baru yaitu RU486 ke pasaran, yang menggembirakan para pekerja kesehatan masyarakat dan keluarga berencana namun mencemaskan para penentang aborsi. Target pasar potensialnya adalah China, negara dengan penduduk terbanyak di dunia dan sudah mengesahkan obat ini. Tetapi pemegang saham terbesarnya yaitu sebuah perusahaan raksasa Jerman, khawatir akan ancaman boikot terhadap anak perusahaannya di AS. Akhirnya Uclaf menyerah terhadap tekanan dan mengumumkan bahwa ia sedang menarik kembali obat itu dari peredaran.
Pengumuman ini bertepatan dengan penyelenggaraan sebuah pertemuan Kongres Ginekologi dan Obstetriks Dunia di seluruh dunia di Rio de Janeiro. Pada kesempatan itu, para dokter mengelu-elukan RU486 sebagai suatu terobosan besar. Penarikannya dari peredaran mendapat celaan yang menyolok. Pemerintah Perancis turun tangan dan memerintahkan Uclaf untuk menarik kembali keputusannya. Perusahaan ini yang terlepas dari beban moral, kembali mengalah dan memulai kembali pemasaran obat itu.

-       Membuat batu bata untuk memikat batu giok (Pāo zhuān yǐn yù)
Strategi ini berarti memikat lawan dengan sesuatu yang tidak berarti untuk memperoleh imbalan yang besar. Prinsipnya sederhana : kita tidak dapat menangkap seekor ikan besar tanpa umpan. Tetapi jenis umpan apakah yang dipakai dan bagaimana membuatnya adalah lebih rumit.
Contoh penerapan di dunia bisnis yang sangat jelas adalah pada makanan siap saji. Apa yang memikat anak-anak ke KFC, McDonald maupun Hoka-Hoka Bento bukanlah makanannya melainkan mainan yang menjadi hadiah jika membeli paket tertentu.

-       Menangkap pemimpin kelompok untuk menyergap kawanan bandit (Qín zéi qín wáng)
Asumsi di belakang siasat ini adalah bahwa tubuh yang kehilangan kepalanya tidak dapat berfungsi. Siasat ini juga mengingatkan prinsip yang lebih umum bahwa suatu kekuatan akan runtuh bila segala hal yang menyatukannya lenyap. Seperti kata pepatah China, “ketika pohon tumbang, kera-kera tercerai berai”.
Siasat ini menunjukkan pentingnya sistem pemerintahan yang terdesentralisasi. Bila segala hal bergantung pada sang pemimpin, pencapaian hasil tergantung pada efektivitasnya, dan ketiadaan pemimpin akan terasa akut. Tetapi kalau tanggung jawab dibagi-bagi, bakat lainnya akan lebih mudah muncul, dan entitas tidak akan runtuh bila sang pemimpin meninggal. Prinsip ini berlaku baik dalam keluarga dan kelompok informal maupun dalam perusahaan, pemerintah, dan lembaga formal lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar